Jumat, 11 Februari 2011

WERNER SOBEK


ARSITEK TERKENAL DI DUNIA

WERNER SOBEK


Lahir 1953 di Aalen, Jerman.
 Dari tahun 1974 hingga 1980, ia belajar teknik struktural dan arsitektur di University of Stuttgart. Dari tahun 1980 hingga 1986, ia pasca sarjana sesama dalam proyek penelitian '-Wide Span Ringan Struktur' di Universitas Stuttgart dan menyelesaikan PhD-nya tahun 1987 di rekayasa struktural.
Pada tahun 1991, ia menjadi profesor di Universitas Hanover (pengganti Bernd Tokarz) dan direktur Institute for Desain Struktural dan Bangunan Metode .
Pada tahun 1992 ia mendirikan perusahaan sendiri Werner Sobek yang sekarang memiliki kantor di Stuttgart, Frankfurt, New York, Moskow, Kairo, dan Dubai.
Sejak tahun 1994, ia telah menjadi profesor di Universitas Stuttgart (pengganti Frei Otto) dan direktur Institute for Struktur Ringan .





      Werner Sobek dikenal untuk rumah yang ramah lingkungan dan dirinya sendiri prototipe yang memadai seperti r128
      Sebuah studi konsep yang terkenal oleh Werner Sobek adalah "R-129" yang menggunakan kulit poliuretan pada bingkai serat karbon, memberikan dinding lebih tipis dari kulit telur.
      Tekadnya dalam keberlanjutan juga tercermin dalam keterlibatannya di Gedung Dewan Berkelanjutan Jerman Deutsche Gesellschaft für DGNB Nachhaltiges Bauen. Pada bulan Juli 2007, Werner Sobek adalah salah satu pendiri DGNB itu.


Gedung Dewan Berkelanjutan Jerman Deutsche Gesellschaft für DGNB Nachhaltiges Bauen















Add caption

Proyek dari Werner Sobek
 
Proyek

    * Ecole Nationale d'dekoratif Art, Limoges, Perancis
    * Interbank, Lima, Peru
    * Atap atas centercourt dari stadion Rothenbaum, Hamburg,
    Jerman
   
                    * Airport Bangkok, Suvarnabhumi, Thailand
    * Rumah R 128, Jerman
Roof over the centercourt of the Rothenbaum stadium, Hamburg, Germany


Add caption
Rothenbaum Tenis Centre Court

Hamburg, Jerman


Tahun:     1997
Bahan:     PVC-dilapisi kain poliester
Daerah:
Outer Ring-5.300 m² Ring Inner-3.200 m²



The Rothenbaum Tenis Stadion terdiri dari sebuah oval terbentuk pusat olahraga dengan luas 8.500 meter persegi. Stadion ini dilapisi dengan atap statis untuk berdiri, dengan atap yang bisa dibuka di atas wilayah bermain dan juga oleh luar kanopi transparan sebagai tempat penampungan untuk pintu masuk dan daerah di pinggiran stadion.




Suvarnabhumi Airport
      Perencanaan sebuah bandara internasional untuk Bangkok dimulai pada awal 1960-an.
      Bangkok International Airport, adalah sebuah bandar udara internasional yang melayani Bangkok, Thailand.
      bandara memiliki kontrol tertinggi di dunia menara (132,2 meter / 434 kaki), dan ketiga terminal tunggal terbesar di dunia-gedung bandara (563.000 meter persegi / 6.060.000 meter persegi).

 
Bandara ini memiliki dua landasan pacu paralel (60 m. lebar, 4.000 m dan panjang 3.700 m.) dan dua taxiway paralel untuk mengakomodasi keberangkatan dan kedatangan simultan. Ini memiliki total 120 teluk parkir (51 dengan gerbang kontak dan 69 gerbang terpencil) dan 5 ini mampu menampung pesawat Airbus A380. Dengan kapasitas menangani 76 penerbangan per jam operasi, baik penerbangan internasional dan domestik.





Minggu, 23 Januari 2011

KOLOSEUM ..


KOLOSEUM 




K
oloseum adalah sebuah peninggalan bersejarah berupa gedung pertunjukan yang besar berbentuk elips yang disebut amfiteater atau dengan nama aslinya Flavian Amphitheatre, yang termasuk salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Pertengahan. Situs ini terletak di ibukota negara Italia, Roma, yang didirikan oleh Raja Vespasian pada masa Kekaisaran Romawi dan diselesaikan oleh anaknya Titus[1], dan menjadi salah satu karya terbesar dari arsitektur Romawi yang pernah dibangun.
Asal nama Koloseum berasal dari sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m yang bernama Colossus. Koloseum dirancang untuk menampung 50.000 orang penonton.
Data-data
  • Arsitek: chikippa
  • Lokasi: Roma, Italia
  • Tahun pembuatan: 70-82 M
  • Tipe bangunan: Amphiteater/ Gedung pertunjukkan besar
  • Warna bangunan: Urban
  • Gaya Bangunan: Roman Kuno

Konstruksi bangunan

Rekonstruksi Koloseum dimulai dari perintah Raja Vespasian tahun 72 M dan terselesaikan oleh anaknya Titus pada tahun 80 M.
Colosseum didirikan berdekatan dengan sebuah istana megah yang sebelumnya dibangun Nero, yang bernama Domus Aurea[2] yang dibangun sesudah kebakaran besar di Roma pada tahun 64 M. Dio Cassius seorang ahli sejarah mengatakan bahwa ada sekitar 9000 hewan buas yang telah terbunuh di 100 hari sebagai perayaan peresmian dan pembukaan Colosseum tersebut. Lantai dari arena Colosseum tertutupi oleh pasir untuk mencegah agar darah-darah tidak mengalir kemana-mana